Logo UCB Universitas Citra Bangsa

Pelatihan CPMI SMK Go Global Berakhir Rektor UCB Nyatakan Komitmen Tingkatkan SDM

Pelatihan CPMI SMK Go Global Berakhir Rektor UCB Nyatakan Komitmen Tingkatkan SDM
vinsen making 06 November 2026

Rektor UCB Kupang, Prof. Dr. Frans Salesman, SE., M.Kes. resmi menutup pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) SMK Go Global Bacht I yang merupakan hasil kerjasama Migrant Center UCB dengan KP2MI dan BP3MI NTT.

Acara penutupan berlangsung di aula lantai IV Kampus UCB Kupang, Rabu (4/11/2026).

Dalam sambutannya Prof. Dr. Frans Salesman, S.E, M.Kes menyampaikan apresiasi kepada pejabat perwakilan KP2MI, BP3MI NTT, para instruktur, serta seluruh mitra kerja atas suksesnya penyelenggaraan pelatihan perdana CPMI.

​Prof. Frans menyoroti potensi besar pekerja migran dalam menyumbang devisa negara melalui pengiriman valuta asing (valas), yang diilustrasikan dengan contoh nyata alumni UCB yang sukses bekerja di Jepang dan beberapa negara lain.

​Prof. Frans memotivasi para peserta bahwa mereka adalah orang-orang pilihan yang beruntung mendapatkan kesempatan emas, mengingat banyak orang di luar sana yang juga mendambakan kesempatan serupa.

Ditegaskan Prof. Frans, bahwa UCB berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan kapasitas SDM di NTT pada tahun-tahun mendatang.

Mewakili Direktur Peningkatan Kapasitas PMI, Restu Dewi Utami, SP., MSi. secara daring menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada UCB, para instruktur, pendamping, dan seluruh pemangku kepentingan atas kontribusi dan partisipasi aktif selama penyelenggaraan pelatihan.

Restu mengatakan rasa bangga melihat ekosistem pelatihan di UCB yang melibatkan sinergi kuat antara dunia akademis dan instansi pemerintah.

​Restu berpesan agar peserta yang telah mengikuti pelatihan terus memelihara semangat belajar, menjaga disiplin, serta proaktif menanyakan mekanisme penempatan kepada pihak BP3MI maupun mitra penyalur.

Jaga Komunikasi

Kepala Tata Usaha BP3MI NTT, Lukas Dori Pura, S.Sos., M.Si. mewakili Kepala BP3MI NTT, mengapresiasi UCB atas fasilitas dan kerja sama yang sangat baik dalam menyiapkan sarana dan prasarana pelatihan.

​Program SMK Go Global adalah program direktif Presiden yang diturunkan melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk menyiapkan generasi muda NTT agar mampu bersaing di dunia kerja internasional.

​Lukas menekankan bahwa bekerja di luar negeri dengan gaji tinggi (sebagai contoh ilustrasi pengiriman valuta asing) memberikan dampak besar bagi peningkatan devisa negara serta kesejahteraan keluarga di Tanah Air.

​Lukas mengingatkan para peserta untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan keluarga di Indonesia meskipun sudah bekerja di luar negeri.

Perlu Seleksi

Direktur Migrant Center UCB Kupang John Enstein, S.Kom, M.Cs dalam laporannya menyampaikan jumlah total peserta terdaftar 40 orang. ​Peserta aktif hingga penutupan39 orang dan satu orang mengundurkan diri.

​Dirincikan John, pelatihan berlangsung dari 27 Agustus hingga 14 Oktober 2026 (total 42 hari untuk bahasa dan 18 hari untuk skill).

​Terdapat pemantauan kehadiran dan kedisiplinan secara berkala oleh BP3MI dan pihak Migrant Center UCB.

​Untuk capaian penempatan kerja, dari 39 peserta yang aktif, tercatat 16 peserta telah mendapatkan penempatan kerja di Nesto Supermarket Retail di Dubai.

​18 peserta ditempatkan di Port Nature Luxury Resort & Hotel di Turki.

​Sebanyak 5 peserta masih menunggu proses wawancara khususnya dengan PT. Sanjay.

​​Adanya pengurangan satu peserta sebagai bahan evaluasi Bersama, sehingga

​perlunya peningkatan koordinasi antara panitia, instruktur, dan pengelola program.

John menyampaikan rekomendasi ke depan agar diadakan seleksi dan verifikasi kesiapan peserta serta pemeriksaan kesehatan sejak awal sebelum pelatihan dimulai. (*)

Bagikan:

Baca Juga