UCB Gelar Bimtek SPMI; Target Raih Predikat Unggul

Proses Diskusi MutuUniversitas Citra Bangsa (UCB) Kupang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk "Dongkrak Mutu UCB Melalui Manajemen SPMI Berbasis BSC" di Lantai IV Kampus UCB Kupang Selasa (8/9/2026).

Bimtek berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (10/9/2026) ini dibuka langsung oleh Rektor UCB Kupang, Prof Dr. Frans Salesman S.E. M.Kes.

Dalam arahannya, Prof Dr. Frans Salesman menegaskan bahwa UCB saat ini berada pada area peningkatan mutu. Setiap organisasi, menurutnya, harus terus berusaha meningkatkan daya saing melalui berbagai indikator mutu yang jelas.

"Bimtek tentang penentuan nilai dan mutu ini merupakan bahan evaluasi kita untuk terus berbenah diri. Ada dua syarat peningkatan mutu yang harus dipenuhi, yaitu melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME)," ujar Frans.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh asesor dan diselaraskan dengan keilmuan masing-masing program studi. Langkah strategis ini diambil demi memenuhi regulasi terbaru yang ditetapkan dalam Undang-Undang Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemediksointek) untuk meraih peningkatan akreditasi.

Di tengah tren penurunan jumlah mahasiswa baru yang dialami rata-rata perguruan tinggi lain dibandingkan tahun lalu, UCB Kupang justru menorehkan prestasi sebaliknya. Frans mengungkapkan bahwa UCB tetap eksis dan mencatat animo mahasiswa yang sangat tinggi untuk kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kita dituntut untuk terus meningkatkan mutu. SPMI ini menjadi branding baru bagi dunia pendidikan. Bersyukur, UCB masih eksis di tengah gencarnya peningkatan mutu yang dilakukan oleh setiap lembaga saat ini," tambahnya.

Rekam jejak mutu UCB sebenarnya sudah teruji. Pada awal perjalanannya, UCB mendapatkan bimbingan intensif dari LLDikti melalui Universitas Atma Jaya selama 4 tahun. Hasilnya, UCB sukses menyabet penghargaan sebagai pemilik SPMI terbaik.

Komitmen peningkatan mutu ini juga berjalan beriringan dengan rencana ekspansi program studi baru. Konsili Kedokteran Indonesia (KKI) secara resmi telah mengakui kelayakan alat laboratorium yang dimiliki oleh UCB Kupang.

Dengan fasilitas yang memadai dan persyaratan yang dinilai tidak berat, UCB menyatakan kesiapannya untuk segera membuka program studi Kedokteran Gigi, Apoteker, dan Fisioterapi.

Di akhir sambutannya, Rektor UCB menyampaikan harapan besarnya bagi masa depan universitas yang dipimpinnya tersebut. "Saya bermimpi, saat menjabat sebagai rektor, ada program studi di UCB yang berhasil meraih akreditasi Unggul. Mudah-mudahan mimpi besar itu bisa segera terwujud," harap Frans.

Bimbingn Oleh NarasumberBimtek strategis ini menghadirkan pemateri tunggal, Hironimus Tangi, M.Pd, yang merupakan Ketua Tim Fasilitator Wilayah SPMI LLDikti Wilayah XV. Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari para Ketua Program Studi (Kaprodi), Sekretaris Program Studi (Sekprodi), serta perwakilan dosen dari lima Fakultas di lingkungan UCB Kupang turut hadir mengikuti jalannya kegiatan secara intensif. (*)

tags:
Kategori