Solidaritas Kecil BEM FKIP UCB untuk Sesama yang Terdampak Bencana Flores
Bencana yang melanda Flores kembali mengetuk nurani keluarga besar FKIP Universitas Citra Bangsa (UCB). Tanpa menunggu lama, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UCB segera bergerak membuka ruang donasi bagi sesama mahasiswa yang terdampak. Jumlah yang terkumpul memang tidak besar, namun cukup untuk menjadi tanda bahwa mahasiswa FKIP UCB tidak pernah lupa saling menjaga.
Jika tahun lalu BEM FKIP UCB turun langsung ke lokasi bencana Lewotobi, membawa bantuan sekaligus menjadi relawan di tengah masyarakat terdampak, kali ini situasi mengharuskan gerak yang lebih sederhana. Fokus bantuan diarahkan secara khusus kepada teman-teman sesama mahasiswa FKIP UCB yang terdata terdampak bencana di Flores — sebuah bentuk kepedulian yang lahir dari keterbatasan, namun tetap tulus.
Penyaluran Bantuan Tahap I
Bantuan tahap pertama disalurkan langsung dalam bentuk dana, ditransfer ke rekening mahasiswa yang saat ini berada di tenda pengungsian di Flores. Meski nilainya kecil, dana tersebut minimal dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar seperti beras 5 kg dan telur satu papan — bantuan sederhana yang berarti besar bagi mereka yang sedang berjuang di pengungsian.
Penyaluran Bantuan Tahap II
Bantuan tahap kedua akan disalurkan kepada mahasiswa FKIP UCB yang terdampak bencana namun kini berada di Kota Kupang. Bantuan berupa paket sembako sederhana — beras, mi instan, dan telur — akan dibagikan langsung kepada mahasiswa yang telah terdata, bertempat di Ruang FKIP UCB pada Sabtu, 31 Agustus, pukul 15.00 WITA.
Sedikit dari mahasiswa, oleh mahasiswa, dan untuk mahasiswa. Bukan soal besar-kecilnya bantuan, tapi soal hadirnya kepedulian di tengah kesulitan sesama.