Mahasiswa Fakultas Bisnis & Pariwisata Belajar Langsung dari Regional Director of Operations Archipelago International Bahas Transformasi Hotel di Era Digital

KUPANG – UCBMEDIA - Universitas Citra Bangsa (UCB) kembali menghadirkan praktisi industri untuk berbagi ilmu secara langsung kepada mahasiswa. Kali ini, Fakultas Bisnis & Pariwisata Universitas Citra Bangsa menggelar Sharing Session bertema "Transformasi Bisnis dan Inovasi Layanan Hotel di Era Bisnis Pariwisata" bersama Regional Director of Operations Archipelago International.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis, 9 Juli 2026 di Aula Kampus UCB ini dihadiri oleh GM Aston Hotel, GM NEO Hotel, GM Harper Hotel diikuti oleh  mahasiswa dari Fakultas Bisnis & Pariwisata dan perwakilan dosen. Dengan narasumber Bapak Dr. I Gede Arya Pering Arimbawa, MSi., MTr.Par, CHA., CHIA selaku Regional Director of Operations · Archipelago International. 
Sebagai salah satu jaringan hotel terbesar di Asia Tenggara dengan lebih dari 200 properti, Archipelago International membawakan insight penting tentang bagaimana industri perhotelan beradaptasi setelah pandemi.Dalam pemaparannya, Regional Director of Operations Archipelago International menekankan 3 poin utama transformasi bisnis hotel saat ini: 
1. Inovasi Layanan Berbasis Pengalaman Tamu
Hotel tidak lagi hanya menjual kamar. "Tamulah yang mencari pengalaman. Dari check-in digital, personalisasi layanan, sampai storytelling tentang budaya lokal NTT. Itu yang membuat tamu kembali," jelasnya.
2. Efisiensi Operasional dan Digitalisasi
Penggunaan teknologi seperti PMS, channel manager, dan data analytics menjadi kunci untuk menekan biaya dan meningkatkan okupansi. "Keputusan bisnis sekarang berbasis data, bukan feeling," ujarnya.
3. Penguatan SDM yang Berkarakter dan Siap Kerja
Beliau mengajak mahasiswa UCB untuk mengasah softskill: attitude, komunikasi, dan problem solving. "Kami butuh anak muda NTT yang punya karakter, jujur, tulus, dan suka melayani. Itu modal utama jadi leader di industri hospitality."
Sesi diskusi berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif bertanya seputar peluang karir, strategi menghadapi persaingan OTA, hingga bagaimana membangun brand hotel di destinasi baru seperti NTT.
Wakil Rektor II Bapak Yoseph Liem menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. "Sharing session ini adalah jembatan antara kampus dan industri. Kami ingin lulusan UCB tidak hanya paham teori, tapi juga siap menghadapi tantangan nyata di lapangan dan menjadi pemimpin di industri pariwisata," tuturnya.Melalui kegiatan ini, UCB menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembelajaran berbasis industri. Diharapkan mahasiswa dapat mengambil inspirasi dan mempersiapkan diri menjadi SDM pariwisata yang inovatif, berdaya saing, dan mampu membawa kemajuan bagi NTT.

tags:
Kategori