LP3M UCB Gelar Monev Hibah Dikti 2026: Dorong Mutu Riset dan Pengabdian Masyarakat yang Berdampak Luas
Komitmen Universitas Citra Bangsa (UCB) dalam menjaga mutu akademik serta akuntabilitas pelaksanaan program Tridharma Perguruan Tinggi terus diperkuat. Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UCB sukses melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk program Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun Anggaran 2026, Selasa (13/10/2026) di Ruang Rapat UCB.
Kegiatan Monev ini merupakan langkah strategis institusi untuk memastikan setiap judul penelitian dan program pengabdian yang lolos pendanaan hibah kompetitif nasional berjalan sesuai dengan target luaran (output), standar metodologi, serta tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Hal ini diungkapkan oleh Kepala LP3M UCB Vinsensius Belawa Lemaking SKM.,M.Kes. “Ini tugas rutin kita setiap Tahun yang harus dilakukan dengan seksama agar tidak terjadi bias di lapangan. Kita inginkan agar riset dan abdimas yang dilakukan oleh para dosen kita benar-benar berdampak bagi peningkatan Kesehatan dan kesejahteraan Masyarakat. Intinya bisa menjawab persoalan yang ada di lapangan”. Tegas Lemaking.
Pelaksanaan Monev di lingkungan kampus UCB melibatkan peninjauan ketat terhadap progres pelaksanaan kegiatan para dosen peneliti maupun tim pengabdi. Beberapa indikator penting yang dievaluasi mencakup: Validasi Capaian Luaran: Meninjau sejauh mana perkembangan publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi, pembuatan prototipe, produk inovasi tepat guna, hingga luaran wajib lainnya yang dijanjikan dalam proposal. Kesesuaian Pelaksanaan Lapangan: Memastikan bahwa metode penelitian atau implementasi program pengabdian kepada masyarakat di lapangan berjalan secara tepat sasaran serta sesuai dengan lini masa (timeline) yang telah ditetapkan. Akuntabilitas Keuangan: Menilai tertib administrasi serta transparansi dalam pengelolaan anggaran dana hibah sesuai dengan ketentuan pedoman BIMA/Dikti.

Ada beberapa penelitan yang menarik antara lain oleh Ibu Barbara Azalya Sarifudin dengan judul Model Community-Based Nutrition Education (CBNE) Untuk Pencegahan Stunting: Edukasi Kritis terhadap Hegemoni Budaya Neno Bo’ha Pada Masyarakat Dawan Timor. Ada juga Ibu Siti Nur Asyah Jamillah Ahmad dengan judul: Efektivitas Pemanfaatan Tradisi Naketi Sebagai Strategi Penyuluhan Pencegahan Stunting di Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten Timor Tengah Selatan. Ibu Linda Marlince Taka dengan judul ; Model Manajemen Risiko Berbasis Edukasi Kesehatan dalam Industri Perhotelan sebagai Strategi Pencegahan HIV/AIDS pada Remaja di Kota Kupang. Dan Ibu Maryanti Hermina Adoe dengan judul ; Model Integrasi Keuangan Digital E-Wallet Berbasis Budaya Oko Mama: Strategi Peningkatan Partisipasi Pendidikan Anak Usia Sekolah pada Masyarakat Adat Dawan.
Pada sektor Pengabdian ada Ibu Istha Leanni Muskananfola dengan judul Pemuda Siaga Jantung: Pemberdayaan Kelompok Pemuda Sebagai Kader Sehat dan Sadar Risiko Penyakit Jantung. Ibu Maria Yasintha Goa dengan judul; Peer Empowerment for Healthy Youth: Integrasi Edukasi Kesehatan Seksual, Reproduksi, dan Mental dengan Ekonomi Kreatif Digital untuk Membangun Kesadaran Diri Remaja di Komunitas Gereja. Ibu Fepyani Thresna Feoh dengan judul; Pemberdayaan Guru Melalui Sistem Deteksi Dini Bullying dan Penanganan Kasus Berbasis Satgas Sahabat Siswa di UPTD SD Negeri Enokaka. Ibu Angela Muryanti Gatum; dengan judul; Ayah SIAGA Berdaya : Integrasi Pemberdayaan Ayah Sadar Gizi dan Tumbuh Kembang Anak serta Peningkatan Ekonomi Keluarga melalui Pupuk Bokashi.
Semuanya telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang luar biasa bagi Masyarakat. “Hasil monev secara umum diketahui masing-masing baik peneliti maupun pengabdi melakukan tugasnya dengan sungguh-sungguh. Hasilnya telah dirasakan langsung oleh Masyarakat”. Jelas Mantan Dekan Fakultas Kesehatan UCB ini. “Ada hal menarik dalam penelitian kali ini yaitu pada budaya okomama atau mas kawin atau belis. Selama ini banyak pihak tidak memperhitungkan dengan dana Pendidikan anak dan banyak rumah tangga baru berakhir dikejar utang. Kita akan terus mengkawal lewat berbagai inovasi agar keluarga baru ini tidak lagi terbebani dengan utang piutang. Intinya kami coba mengkawal lewat pendekatan budaya untuk mengubah paradigma Masyarakat menjadi lebih terbuka dan maju dalam perekonomian”. Lannjut Making.
Dengan dilaksanakannya Monev Hibah Dikti 2026 ini, LP3M UCB optimis para peneliti dan dosen penerima hibah dapat segera merampungkan seluruh rangkaian kegiatan dan menyusun laporan akhir dengan baik, sehingga UCB terus mencatatkan prestasi gemilang dalam klaster penelitian dan pengabdian tingkat nasional pada tahun-tahun mendatang.
