KSPM UCB Berganti Kepengurusan Mahasiswa Diminta Bijak Berinvestasi

Mahasiswa perlu memahami soal investasi yang tepat guna menghindarkan mereka dari ancaman investasi bodong.

​Hal itu disampaikan Pembina Galeri Investasi Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang, Ellen Tantrisna, S.Kom., M.M., M.Si., dalam sambutan pada acara pelantikan pengurus KSPM UCB periode 2026/2027 yang berlangsung di aulau lantai IV kampus UCB Kupang, Kamis (8/10/2026).

​Dalam arahannya, Ellen mengapresiasi jajaran pengurus KSPM periode sebelumnya di bawah kepemimpinan Denis Yanto yang berhasil mengukir prestasi sebagai yang terbaik ketiga dalam kategori edukasi dan literasi pasar modal.

Ia berharap pengurus baru yang dilantik dapat melanjutkan tren positif tersebut dengan menghadirkan lebih banyak program kerja edukatif.

​"Saya harapkan ke depannya akan lebih banyak lagi kegiatan yang dilakukan oleh KSPM UCB, bukan hanya di lingkungan kampus, tetapi juga mengedukasi masyarakat luas di luar kampus mengenai investasi yang benar," ujar Ellen.

​Ellen juga mengingatkan para mahasiswa agar bijak dalam mengelola keuangan pribadi dan tidak mudah tergiur oleh ajakan investasi bodong atau sekadar ikut-ikutan teman tanpa pemahaman yang memadai.

​"Jangan sampai mahasiswa terjerat investasi yang salah atau investasi bodong. Kalian harus menyisihkan uang dan melakukan investasi secara benar di tempat yang terpercaya seperti pasar modal," tegasnya.

​Galeri Investasi UCB sendiri merupakan hasil kerja sama kampus dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terintegrasi terutamanya dengan program studi Bisnis Digital dan Teknologi Informasi. Kehadiran galeri ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran dan promosi literasi keuangan bagi seluruh civitas akademika UCB maupun masyarakat sekitarnya.

Belajar Investasi

Sementara itu Deputi Kepala Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) NTT, Danang Purbo Raharjo mengatakan, BEI bertugas menyediakan sarana dan prasarana pasar modal di Indonesia.

Lanjut Danang, Galeri Investasi berfungsi sebagai wadah belajar pasar modal yang dikelola oleh KSPM. KSPM UCB dinilai sangat aktif hingga meraih penghargaan sebagai terbaik ketiga nasional pada penilaian tahun 2025 dalam kontribusi edukasi dan literasi pasar modal.

Menurut Danang, ​KSPM membuka ruang bagi seluruh mahasiswa untuk bergabung guna belajar investasi, membangun relasi, serta berjejaring dengan galeri investasi di kampus atau sekolah lain.

Bagi mahasiswa, menurut Danang, investasi terbaik saat ini adalah investasi ilmu dan pengetahuan, bukan melulu soal modal uang.

Ditambahkan Danang, investasi di pasar modal bukan instan untuk menjadikan seseorang kaya mendadak, melainkan sebuah proses untuk mempercepat pencapaian tujuan finansial di masa depan (seperti menikah, membeli rumah, kendaraan, atau berlibur).

Ditambahkan Danang, ​kemampuan mendapatkan uang dan mengelola uang adalah dua hal yang sama pentingnya. Karena ​sepintar apa pun seseorang menghasilkan uang, jika tidak memiliki keterampilan mengelolanya dengan baik, aset tersebut akan habis.

Menurut Danang, dalam melakukan investasi saham di BEI ada konsep 3 P yakni ​Paham: Memahami instrumen investasi, termasuk keuntungan dan risikonya. ​Punya: Mempraktikkan teori dengan membeli saham, menggunakan aplikasi, dan melakukan analisis. Terakhir, Pantau: Memantau perkembangan investasi secara berkala untuk mengambil keputusan seperti menambah atau menjual saham.

Untuk berinvestasi ada kebebasan alias​ tidak ada paksaan mengenai besaran nominal maupun jangka waktu investasi di pasar modal selama perusahaan tersebut masih berdiri.

​Adapun pengertian saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Sementara ciri perusahaan publik yang telah memasarkan saham ditandai dengan singkatan Tbk di belakang nama perusahaannya, di mana produk dan jasanya banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari (seperti Unilever, BRI, dan BCA).

Pada kesempatan tersebut, turut dibacakan Surat Keputusan Penetapan Pengurus KSPM UCB periode 2026/2027 oleh Rektor UCB, Prof. Dr. Frans Salesman, S.E., M.Kes. Berdasarkan ketetapan tersebut, susunan pengurus baru KSPM UCB diamanahkan kepada Pangeran Ik Abidin sebagai Ketua, Arista Welkis sebagai Sekretaris, dan Fanisa Nabila Kasim Daloo sebagai Bendahara. (*)

tags:
Kategori