FKIP UCB Gelar Bagosip Akademik
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang menggelar Bagosip Akademik pada Jumat (2/10/2026).
Tujuan dari gelaran Bagosip Akademik yakni dari muncul ide menuju muncul aksi. Gelaran Bagosip Akademik ini sedianya diselenggarakan satu bulan satu kali.
Adapun topik perdana yang dibahas jajaran Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi, Sekprodi, dan para dosen FKIP UCB Kupang ini terkait dengan Strategi Mendongkrak Animo Mahasiswa Baru FKIP UCB di tahun 2027.
Hal ini dibenarkan Wakil Dekan I FKIP UCB Kupang Viktorius P. Feka M.A. yang dihubungi, kemarin.
Menurut Viktorius terdapat beberapa poin yang menjadi pembahasan terkait dengan tema Strategi Mendongkrak Animo Mahasiswa Baru FKIP UCB di tahun 2027 antara lain Evaluasi dan Strategi Promosi, Branding Sosial dan Media Sosial, Pemberdayaan Mahasiswa dan Alumni, Revitalisasi Kurikulum dan Daya Tarik Program Studi, dan Penguatan Internal, Finansial dan Tata Kelola.
Menurut Viktorius, untuk poin Evaluasi dan Strategi Promosi yakni* Pemetaan wilayah (Mapping) : melakukan pemetaan sekolah asal mahasiswa untuk menentukan basis wilayah potensial.
Pemetaan ini mencegah pengulangan promosi yang tidak efektif di lokasi yang tidak pernah menyumbang mahasiswa baru.
* Strategi Rekrutmen Dosen Berefek: Promosi atau merekrut dosen berdasarkan keterwakilan asal wilayah (misalnya dari Flores dan Sumba) untuk membantu daya tarik rekrutmen di daerah asal, berkaca dari efektifitas penyebaran dosen di FKIP.
* Jadwal Promosi Lebih Awal: Promosi dijadwal lebih awal (minimal bulan Oktober) sebelum para siswa SMA berfokus pada ujian akhir, serta menyiapkan flyer promosi jauh hari sebelum libur Natal dan Tahun Baru.
* Efisiensi Administrasi: Memperbaiki sistem administrasi perguruan tinggi agar penyampaian surat izin promosi ke sekolah-sekolah tidak terhambat.
* Publisitas Berbasis Komunitas dan Keagamaan: Menjalin kerja sama dengan gereja gereja melalui pengiriman surat resmi agar informasi pendaftaran calon mahasiswa baru dapat diumumkan dalam warta jemaat.
Selanjutnya poin Branding Digital dan Media Sosial.
* Optimalisasi Saluran Digital: Memperkuat keberadaan media sosial (Instagram, Fanpage Facebook dan grup WhatsApp) dengan mewajibkan adanya postingan/konten branding setiap hari.
* Pelibatan Mahasiswa dan BEM: Pengelolaan digital rekrutmen idealnya dipegang atau dikelola aktif oleh BEM.
* Tindak Lanjut (Follow up): Meningkatkan efektifitas follow up terhadap calon mahasiswa yang menunjukkan minat awal agar terkonvesi menjadi pendaftar resmi.
Adapula point Pemberdayaan Mahasiswa dan Alumni.
* Memanusiakan Mahasiswa: Perlakukan dan bina mahasiswa dengan baik (treatwell) agar mereka secara sukarela mempromosikan kampus (word of mouth).
Insentif dan Reward: Menerapkan sistem reward (seperti voucher makan gratis atau insentif lain) bai mahasiswa yang berhasil mengajak/membawa calon mahasiswa baru.
* Pemberdayaan Alumni dan Ormawa: Menggandeng alumni UCB dan ikatan/himpunan mahasiswa daerah untuk memperluas jaringan promosi di daerah asal masing-masing.
* Target Dosen: Harapan internal agar minimal setiap satu orang dosen dapat menggaet satu mahasiswa baru.
Yang berikutnya poin Revitalisasi Kurikulum dan Daya Tarik Program Studi
* Orientasi Dunia Entertainment dan Praktis: Menggeser atau memperluas muatan kurikulum PBI ke arah keterampilan yang dibutuhkan industri modern/entertainment (seperti public speacking, Content Creation, dan penerjemahan) agar tidak terkesan membosankan atau menakutkan bagi calon mahasiswa.
* Penekanan pada Speaking: Menindaklanjuti hasil survei mahasiswa baru yang mengharapkan porsi latihan speaking dan praktik langsung ditingkatkan dalam KBM.
** Penerbitan SKPI: Menyiapkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) berbasis keahlian praktis/sertifiksi pendukung untuk menambah nilai tawar lulusan di pasar kerja (misalnya kemitraan dengan NGO/LSM).
Poin terakhir terkait dengan Penguatan Internal, Finansial dan Tata Kelola
* Gotong Royong Finansial Promosi: Kesepakatan/usulan kontribusi swadaya dari para dosen (sebesar Rp50 ribu per dosen) sebagai pemupukan modal operasional untuk menutupi/membantu biaya promosi secara mandiri.
* Keterlibatan Pemangku Kebijakan: Mendorong keterlibatan aktif wakil rektor III (bidang kemahasiswaan) dalam rapat promosi, serta meminta audensi khusus denga pihak universitas mengenai kebijakan dan dukungan anggaran promosi.
* Kriteria Rekrutmen Dosen: Selain kualifikasi akademis, kriteria khusus mengenai kemampuan mendukung pengembangan/promosi prodi perlu pertimbangkan saat perekrutan dosen baru.
* Kejelasan Alokasi dan Regulasi: Memastikan kejelasan regulasi dari universitas/yayasan terkait pembagian tim promosi agar tidak menghentikan inisiatif turun lapangan yang dilakukan oleh dosen FKIP.
Dijelaskan Viktorius bahwa untuk bulan November 2027 akan digelar Bagosip Akademik FKIP dengan tema baru mengikuti perkembangan yang terjadi di kampus. (*)