Biografi 70 Tahun Ir. Abraham Liyanto Diluncurkan di Kampus UCB Kupang

Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang menggelar acara peluncuran buku biografi Ketua Dewan Pembina Yayasan Citra Bina Insan Mandiri (YCBIM), Ir. Abraham Paul Liyanto, yang berjudul "Diberkati untuk Memberkati".

Suasana penuh khidmat dan kehangatan mewarnai peluncuran buku di Lantai V Kampus UCB Kupang, Sabtu (24/10/2025).

​Buku yang ditulis oleh wartawan senior sekaligus pengamat politik internasional, Pitan Daslani, M.A., tersebut merangkum perjalanan hidup, perjuangan, serta rekam jejak pengabdian Abraham Paul Liyanto hingga usianya yang ke-70 tahun. 

Rektor UCB, Prof. Dr. Frans Salesman, S.E., M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran buku ini bukan sekadar perayaan perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah warisan nilai yang sangat berharga.

Ia menilai sosok Abraham Paul Liyanto telah memberikan kontribusi besar bagi dunia pendidikan di NTT, mulai dari jenjang PAUD hingga universitas.

​"Keberhasilan hidup seseorang tidak semata-mata diukur dari apa yang dia miliki, tetapi seberapa besar manfaat yang dinikmati oleh orang lain selama dia menjalani kehidupan," ujar Prof. Frans.

​Ia juga mengapresiasi perkembangan pesat UCB yang kini telah menginjak usia 7 tahun 4 bulan dengan jumlah mahasiswa yang melonjak signifikan dari 480 orang saat awal penggabungan institusi (STIKES CHMK dan STKIP Citra Bina Insan Mandiri) hingga mencapai 8.466 mahasiswa saat ini.

Perguruan tinggi ini juga telah memperluas kontribusinya hingga kancah internasional dengan meluluskan tenaga kerja terampil yang bekerja di berbagai negara seperti Australia, Jepang, Singapura, Jerman, hingga Italia.

 

 

​Kisah di Balik Penulisan

​Dalam sambutannya, Ir. Abraham Paul Liyanto mengungkapkan bahwa gagasan penulisan buku biografi ini bermula dari perjalanannya bersama mantan Ketua DPD RI, H. Irman Gusman, ke Portugal beberapa bulan lalu. Dalam perjalanan tersebut, ia didorong untuk mengabadikan perjalanan hidupnya sebagai bentuk refleksi dan inspirasi bagi generasi mendatang. 

​"Buku ini lahir dari dorongan sahabat-sahabat dan proses diskusi yang cukup panjang di tengah berbagai kesibukan. Awalnya saya sempat ragu, namun berkat dukungan Pak Irman Gusman, Pitan Daslani dan rekan-rekan lainnya, buku ini akhirnya dapat terselesaikan," ujar Abraham. 

​Abraham juga membagikan kesaksian perjuangan hidup dan spiritualnya, termasuk pengalaman medis saat harus menjalani operasi batu ginjal tepat di masa-masa penyelesaian buku tersebut. Peristiwa itu, menurutnya, menjadi pengingat berharga akan pentingnya kesehatan, keluarga, dan pertolongan Tuhan. 

​"Bagi saya, keberhasilan bukan hanya tentang apa yang berhasil kita capai untuk diri sendiri, melainkan seberapa besar apa yang kita miliki dapat kita berikan dan bagikan untuk memajukan sesama," tambahnya.

 

 

Bedah Buku

Usai peluncuran langsung dilakukan bedah buku yang dipimpin oleh moderator mantan Rektor Undana Prof. Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc., dengan pembedah buku antara lain Mantan Ketua DPD RI, H. Irman Gusman, mantan Rektor Undana Prof. Ir. Frans Umbu Datta, M.App.Sc., Ph.D., Mantan Gubernur NTT, Mayjen TNI (Purn) Herman Musakabe, Prof. Dr.(Eng). Ir. Vincent Gaspersz, M.St, D.Sc, IPU, ASEAN Eng, APEC Eng.,. dan Pitan Daslani, M.A dengan penanggap Rektor UCB, Prof. Dr. Frans Salesman, S.E., M.Kes.

Peluncuran buku ini mendapat apresiasi hangat dari civitas akademika UCB serta berbagai tokoh penting yang hadir. Buku "Diberkati untuk Memberkati" diharapkan tidak sekadar menjadi rekaman jejak masa lalu, tetapi menjadi perisai inspirasi bagi para dosen, mahasiswa, dan masyarakat luas. 

​Melalui rekam jejaknya dalam membangun berbagai sarana pendidikan—mulai dari jenjang PAUD hingga Perguruan Tinggi (UCB)—serta kiprahnya di tingkat daerah dan nasional, sosok Abraham Paul Liyanto dinilai memberikan teladan tentang pentingnya keberanian, kerja keras, dan kepedulian.

Acara peluncuran dan beda buku juga ditandai dengan perayaan hari ulang tahun ke 70 dari Ir. Abraham P Liyanto dimana panitia telah menyiapkan acara pemotongan kue dan tumpeng.

​Panitia juga melakukan penyerahan secara simbolis buku biografi Ir. Abraham P Liyanto kepada perwakilan tokoh masyarakat, pimpinan perguruan tinggi, serta perpustakaan UCB serta undangan yang hadir sebagai bahan referensi dan sumber inspirasi pembelajaran.(*)

tags:
Kategori